photo POSTER_zps39c54e57.jpg

ujian skill

siswa Lpk Nahami latihan ujian skill

LPK NAHAMI

siswa fishing 2019

Annyeong haseyo

annyeong haseyo

Sertifikat EPS

pengambilan sertifikat eps topik di semarang

Pekerja di Korea Paling Lama Habiskan Waktu di Jalan


Warga Korea Menanti Kedatangan Bis. Foto: sriharsha-tintintalks.blogspot.com
Warga Korea Menanti Kedatangan Bis.
Seoul – Para pekerja di Korea, terutama Seoul ternyata banyak habiskan waktu untuk menuju ke kantor. Data dari Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) menunjukkan bahwa mereka rata-rata perlu sekitar 58 menit untuk pergi pulang kerja. Itu jauh lebih lama dibandingkan dengan 25 negara lain yang disurvei.
[Baca Pernikahan Heboh Dua Pria Korea]
Waktu tempuh mereka 2 kali lebih lama daripada rata-rata hasil survei, yaitu 28 menit. Hal ini akibat kemacetan di beberapa jalan yang menghubungkan daerah pinggiran kota dengan pusat kota Seoul. Penyebab lain adalah kurangnya sarana transportasi yang menghubungkan kota-kota baru seperti Ilsan dan Bundang.
Suasana di Dalam Subway. Foto: topiclessbar.wordpress.com
Suasana di Dalam Subway
 
“Populasi telah meningkat dua hingga lima kali lipat di kota Ilsan dan Bundang. Namun, itu tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah sarana transportasi. Apabila waktu tempuh bisa dikurangi, kesejahteraan para komuter pun diharapkan bisa meningkat,” kata seorang peneliti di Institut Transportasi Korea seperti yang dirilis Chosun Ilbo.

Pemerintah Korea terus mencari solusinya, tetapi belum ada hasil signifikan. Sebagai perbandingan, di Norwegia, para pegawai hanya perlu sekitar 14 menit dan di Cina perlu waktu 47 menit. Tak usah tanya bagaimana Indonesia, terutama Jakarta!

Alasan Memilih Ilegal



ALASAN MEMILIH ILEGAL / SWASTA / BULBOB DI KOREA

Korea Selatan dengan skema G TO G memberikan kesempatan yang besar bagi warga 16 negara berkembang untuk mencari sumber penghidupan yang lebih tinggi.

Sebut saja, untuk pekerja di bidang manufaktur, perkebunan da peternakan, serta perikanan, gaji yang diterima setiap bulan dapat mencapai 1.4 juta Won (setara dengan Rp 15 juta). Belum lagi bila ditambah dengan lembur.

Ada sebuah fenomena unik yang terjadi dilingkup kawan-kawan TKI Korea (pemegang visa E9), yaitu overstay atau swasta. Status overstay ini terjadi ketika sudah habis izin kerja dan harus kembali ke tanah air, tetap tinggal di Korea untuk bekerja.

Tentu kerugiannya adalah bisa dideportasi bila tertangkap imigrasi. Selain itu, hak-hak yang diterima pekerja dengan status legal, tidak lagi dapat diterima. Belum lagi masalah asuransi dan uang pensiun.
Tentu setiap overstayers memiliki alasan ada alasan dibalik menunda kepulangan ke Indonesia. Alasan yang umum diantaranya adalah masalah keuangan.

Tapi selain itu ada juga alasan lain yang cukup unik, yaitu alasan keberadaannya yang akan lebih bermanfaat bila berada di Korea dengan aktif di kegiatan-kegiatan sosial dan organisasi-organisasi WNI di Korea.
“Saya menjadi swasta karena bekal masa depan belum cukup,” ujar salah seorang pekerja swasta yang identitasnya dirahasiakan. “Namun, saya ingin tetap memberikan manfaat dengan aktif pada kegiatan-kegiatan masjid di Korea,” lanjutnya.

Jumlah TKI di Korea saat ini mencapai 38 ribu orang. TKI banyak berada di kota-kota industri seperti Ansan, Suwon, dan Daegu.

Empat resto Fast Food Favorit di Korea

Restoran cepat saji sering kali menjadi pilihan untuk mengatasi rasa lapar. Tidak hanya itu, menu yang disajikan juga sangat menggugah selera. Di Korea, resto fast food bahkan banyak yang buka 24 jam. Berikut 4 resto fast food favorit di Korea.

 1. Lotteria
 Resto fast food yang satu ini banyak sekali ditemukan hampir di semua kota. Bahkan, di dalam terminal bus atau area sekitar kampus juga banyak gerai Lotteria dengan mudah dapat dicari. Di Lotteria, soft drink yang sudah habis diminum bahkan dapat diisi ulang gratis.

 2. McD
 Resto yang satu ini memang terkenal di banyak negara. Bisa dikatakan, gerai McD banyak yang berdekatan dengan gerai Lotteria. McD menyajikan menu burger special juga menu sarapan seperti muffin.

 3. Mom’s Touch


 Resto fast food Mom’s Touch memang tidak banyak ditemukan. Namun, resto ini menyajikan menu yang tidak kalah lezat dengan 3 resto fast food sebelumnya. Bahkan, banyak pelanggan yang menyatakan bahwa daging yang disajikan oleh Mom’s Touch lebih besar dan lebih lembut.

 4. KFC
 Di negara mana pun, KFC tetap jagonya ayam. Walau tidak sebanyak gerai Lotteria, KFC tetap menjadi favorit penggemar fast food. Di beberapa gerai KFC, soft drink dapat diisi sendiri melalui mesin yang tersedia.

Wisata Malam di Seoul


Korea memang menyimpan berbagai keindahan alam serta warisan budaya yang unik. Banyak destinasi wisata di Korea yang sangat menarik minat wisatawan, diantaranya adalah Seoul.
Lokasi tujuan wisata di Seoul biasanya adalah Gyeongbokgung Palace dan Bukchon Hanok Village. Tempat-tempat wisata tersebut tutup setelah pukul 7 malam. Walau sudah tutup, ternyata lokasi tersebut tetap dapat dinikmati dari kejauhan. Dihiasi dengan lampu warna-warni menjadikan bangunan-bangunan di lokasi tersebut tampak indah di malam hari.
 
“Wisata malam di Seoul sangat menarik dan kita bisa mendapatkan foto yang unik. Kerlap-kerlip lampunya juga sangat menarik,” ujar salah satu wisatawan asing.
Sebagai ibukota negara, Seoul merupakan salah satu kota terpadat dj Korea dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa. Setiap tahunnya sekitar 12 juta wisatawan asing mengunjungi Seoul.

Bagian Tubuh Terpenting Gadis Korea

Bagian-bagian tersebut merupakan hal yang wajib dan tidak bisa ditawar. Artinya cewek Korea akan melakukan apa saja untuk bisa menjaganya agar tampak ciamik.

 1. Bagian Muka
 Kecantikan muka adalah mutlak. Bagi gadis Korea, kecantikan muka sangat terkait dengan persepsi masyarakat khususnya kaum lelaki bahwa bagian tubuh itu yg menjadi daya tarik paling awal. Tidak pelak, untuk mempercantik muka, gadis Korea siap membeli make-up yang paling oke hingga melakukan operasi. Operasi melebarkan mata sudah menjadi hal yang jamak dilakukan 30 persen gadis.

 2. Tubuh Langsing
Tubuh gadis Korea terkenal langsing. Itu bisa terjadi karena mereka menjaga makanan dan olahraga. Selain itu, cewek Korea juga aktif dalam perawatan tubuh di berbagai klinik untuk diet dan perawatan perut. Mereka akan merasa malu kalau terlihat tambun walaupun sudah relatif berumur.

 3. Kulit
 Untuk merawat kulit, cewek Korea rajin pergi ke dokter kulit. Bercak-bercak di kulit yang dirasa mengurangi kecantikan umumnya disinar laser. Bila umur sudah mulai dewasa mereka akan memampatkan pori-pori dengan metode intens pulsed light (IPL). Tidak lupa melakukan skin treatment dengan berbagai lotions.

 4. Rambut
 Bagian yang tidak kalah pentingnya adalah rambut. Mereka rajin ke salon atau klinik rambut agar halus. Tidak jarang, agar kelihatan modis, selain memotong rambut secara periodik juga dicat berganti-ganti warna. Kalau saat ini, gadis Korea senang berambut panjang