photo POSTER_zps39c54e57.jpg

ujian skill

siswa Lpk Nahami latihan ujian skill

LPK NAHAMI

siswa fishing 2019

Annyeong haseyo

annyeong haseyo

Sertifikat EPS

pengambilan sertifikat eps topik di semarang

Tips Menghadapi Ujian EPS-TOPIK Korea

soal ujian eps topik korea

Berbagi tips menghadapi ujian EPS-TOPIK
1. Lancarkan dulu cara membaca dan menulis hangel, usahakan sampai lancar jangan sampai gretolan atau hafal di luar kepala
2. Kuasai dan pahami materi lama ataupun baru, kalau bisa di tambah materi² lain diluar bahan ajar eps
3. Cari rujukan soal² eps yang lama, kerjakan dan mintalah koreksi lembaga/ orang yang ahli
4. Saat eps berlangsung, konsent pada materi yg telah dipelajari, jangan sampai ngeblank karena dapat menimbulkan masalah besar (lupa atau ceroboh ketika mengartikan)
5. Cocokan nama dan nomer id antara kartu peserta dengan data yang ada di lembar jawaban, jika ada perbedaan nama segera lapor ke pengawas, nanti akan disediakan format pembetulan data yang salah
6. Curi start lebih awal ketika soal dibagikan, intip sedikit, atau kalau bisa kerjakan satu atau dua soal yg paling mudah soal reading, HATI² PENGAWAS atau CCTV!!!
7. Aturlah menejemen waktu saat mengerjakan, cari soal termudah, kalo bisa kerjakan soal reading secepat mungkin, sisakan waktu sedikit sebelum soal listening dimulai
7. Dengan sisanya waktu tsb, gunakan untuk mempelajari soal listening pahami kemungkinan soal yang akan dipertanyakan dengan jawaban yg tersedia, coret jawabannya pada lembar pertanyaan kalau perlu
8. Saat soal listening, jawablah soal pada pertanyaan pertama, coret jawaban di lembar pertanyaan, saat diulang pertanyaan koreksi lagi jawaban apa sudah yakin atau belum kemudian segera lingkari jawaban pada lembar jawaban (soal diulang 2kali)
9. Dengarkan baik² pertanyaan demi pertanyaan secara seksama
10. HATI² SAAT PERTANYAAN BOGI/ SOAL CONTOH, biasanya kalau orang ceroboh dan tidak mendengarkan dengan baik, itu dianggap sebuah pertanyaan dan menjawabnya langsung d LJK, akan berakibat fatal terhadap jawaban selanjutnya, biasanya soal bogi ada disetiap materi pertanyaan yang berbeda (soal bogi > 25-27, soal bogi > 28-31, soal bogi sampai akhir)
11. Segera cek lingkaran jawaban di setiap nomor, periksalah dengan teliti karena selesai soal listening LJK segera dikumpulkan ke pengawas dan silahkan meninggalkan ruangan ujian
12. Tetap fokus jangan terpaku antara lulus atau tidak, penting kita sudah yakin dgn jawaban yang telah dijawab. agar saat ujian tidak terpengaruh atau fikiran down sehingga mengganggu konsentrasi mengerjakan soal
13. Jangan lupa berdoa
Semoga bermanfaat!!!
atau yang kurang berbagi tipsnya silahkan ditambah sendiri ya!!!
GOOD JOB ON YOUR EXAM!!


Download Buku Korea 2015 Terbaru

Penyajian materi Textbook 2015 berbeda dengan materi Textbook sebelumnya. Kelebihannya Textbook 2015 ini adalah disertakan juga terjemahan Bahasa Inggris disetiap kalimat-kalimatnya. Tentunya ini bisa memudahkan kita untuk memaknai maksud dari yang terkandung didalam materi baru ini.

Materi Textbook 2015 seluruhnya berjumlah 348 halaman 60 bab dan full color (berwarna). Didalamnya berisi materi-materi latihan soal, kosakata, dan disertakan juga dengan kunci jawabannya. Selain latihan soal membaca (reading), soal untuk latihan mendengarpun (listening) dilampirkan lengkap dengan audionya. Materi baru ini tidak ada pembahasan kebudayaan (문화). Sekilas setelah saya lihat materi baru ini isinya hanya latihan-latihan soal, melengkapi kalimat, dan kosakata gambar.
BUKU KOREA 2015



Karena seluruh materi Textbook 2015 adalah format PDF, maka untuk membukanya ketika Anda sudah selesai download semuanya maka harus menggunakan Aplikasi yang sudah mendukung untuk membuka format PDF, contoh Adobe Reader, Nitro PDF, dan lain-lain. Dan juga materi Textbook ini awalnya format ZIP/RAR. Jadi Anda harus melakukan ekstrak menggunakan aplikasi WinZip atau WinRAR.
 Silakan Download bukumya pada tombol DOWNLOAD. Semoga bermanfaat
.

Menikah Dengan Orang Korea

Siapa yang tak ingin menikah dengan wanita korea yang pandai berdandan dan meiliki tubuh seksi serta kulit yang mulus. Atau menikah dengan oppa-oppa ganteng mirip lee min ho

Pernikahan beda negara bagaimana ya prosesnya ? simak penjelasan singkat di bawah ini sebagai tambahan referensi siapa tahu jodoh kita orang korea.

Yang harus kita lakukan jika kita menikah dengan orang korea yaitu pernikahan kita diakui oleh kedua negara. Segera setelah menikah sebaiknya langsung melapor kepada kedua negara agar tidak lebih merepotkan lagi ketika sudah memiliki anak. Pelaporan ke negara Korea tidak perlu datang jauh-jauh ke Korea dengan biaya yang mahal dan waktunya pun tidak lama hanya  2-3 minggu.
pernikahan indonesia dengan korea selatan

Pertama setelah menikah pasangan dari korea syarat yang harus dipenuhi bagi pasangan Korea ada 2 syarat yaitu paspor dan surat keterangan single (marriage sertificate). Pasangan dari Indonesia harus memenuhi 2 syarat lengkap yaitu KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan KK (Kartu Keluarga). Setelah syarat terpenuhi kalian bisa menikah dengan orang korea di Indonesia dan selanjutnya yaitu laporkan pernikahan kalian di kedutaan Korea yang ada di Jakarta dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Mengisi satu lembar formulir yang akan disediakan oleh kedutaan Korea yang ada di Jakarta.
2. Membawa kartu nikah asli dan fotokopian yang sudah diterjemahkan dan sudah dilegalisasi oleh KUA atau Kantor Catatan Sipil yang mengeluarkan dokumen tersebut.
3. Membawa Kartu Keluarga asli dan fotokopi dan telah diterjemahkan kedalam bahasa Korea.
4. Kartu keluarga dari pasangan Korea kita.
5. Paspor dari kedua pihak.
6. Yang terakhir harus datang berdua
Itulah beberapa syarat yang harus dipenuhi, tidak sulit bukan ??
Namun ada satu tambahan syarat yang sulit, yaitu mencari orang korea yang mau menikah dengan anda.

Perbedaan Korea Selatan Dengan Indonesia

Korea merupakan salah satu negara yang diperhitungkan di dalam dunia internasional saat ini, baik dalam hal kesenian ataupun pemerintahan dan yang lainnya. Tidak perlu mencoba membandingkan Korea dengan negara lain, kita lihat dulu dari segi perbedaannya dengan negara kita sendiri yakni Indonesia.

1. Rata-rata orang Korea mengenal agama setelah mereka dewasa.
Berbeda dengan kebanyakan orang dinegara kita yang rata-rata mengenal dan menganut agama sejak kecil karena agama adalah kebanyakan warisan didikan dari orang tua, tetapi di Korea justru tidak. Pendidikan agama di Korea itu nomor yang kesekian, atau tidak dalam skala prioritas kalau dibandingkan dengan mata pelajaran pendidikan umum. Terdengar aneh kan?
Jadi jangan heran kalau orang Korea kebanyakan belum beragama atau baru menganut agama setelah mereka dewasa. Namun, satu hal yang patut saya apresiasi dari orang Korea adalah meski mereka kurang kuat dalam hal agama tapi jangan ditanya moralitas orang korea rata-rata sangat baik dan sangat disiplin melebihi tingkah orang yang beragama. ini bisa saja diamati dari perilaku mereka saat berkendara di jalan, tidak membuang sampah dan merokok di sembarang tempat, serta kepatuhanmereka pada norma dan hukum yang berlaku dinegaranya tinggi. Ya, mungkin ini ciri-ciri umum negara yang sudah maju. Berbeda dengan negara kita yang masih berkembang sehingga masih butuh proses menuju ke arah ini. 
hampir sebagian rakyat Korea Selatan memilih tidak beragama atau atheisme. Buddha adalah agama yang mempunyai penganut terbesar di Korea Selatan dengan 10,7 juta penduduk. agama lainnya yang terbesar adalah Kristen Protestan dan Katolik Roma. Gereja Kristen Terbesar di Korea Selatan, Yoido Full Gospel Church berlokasi di Seoul. Diperkirakan ada 45.000 warga muslim Korea dengan 100.000 orang pekerja dari Luar Negeri yang berasal dari negara muslim.

2. Sistem pendidikan di Korea berbeda
Di negara kita karena tidak mengenal adanya wajib militer maka rata-rata umur 22-24 tahun para remaja sudah bisa menyelesaikan kuliahnya. Sementara di Korea tidak. Angka rata-rata pria Korea bisa menyandang gelar sarjana (S1) pada umur 27 tahun. Mengapa? Karena harus cuti kuliah dulu atau setelah lulus SMA langsung mengikuti wajib militer dulu sebelum meneruskan kuliah.
Sekolah di Korea jam pengajarannya sangat panjang. Dari pagi sampai jam 9 malam sehingga sangat jarang pada hari biasa, bukan hari libur dan pada jam-jam kerja bisa menemui anak sekolah bisa berkeliaran di jalan-jalan atau mall tidak seperti halnya di negara kita.
Sisi positifnya selain tidak keluyuran di mall, juga angka kenakalan anak atau remaja Korea seperti tawuran dan menggunakan narkoba sangat rendah. Karena waktunya banyak tersita untuk belajar setiap hari di sekolah. Waktu di luar jam sekolah amat pendek dan benar-benar untuk beristirahat di rumah.
Dan Korea juga sangat terkenal keras, disiplin dan benar-benar terstruktur kurikulum pendidikannya. Sehingga inilah salah satu faktor kunci kesuksesan negara Korea hingga menjadi negara maju seperti sekarang ini.
Korea selatan merdeka pada tanggal 15 Agustus 1945. Hanya beda dua hari dengan kemerdekaan negara kita. Pernah menjadi negara sangat miskin. Namun sekarang sudah melesat jauh meninggalkan kita meskipun umur kemerdekaannya hampir sama dengan negara kita.

3. Makanan Korea disajikan mentah
Kalau Anda pernah makan di restoran Korea satu yang membedakannya dengan restoran disini atau restoran siap saji adalah cara penyajiaannya. Di Korea rata-rata makanan, terutama yang jenis ayam dan daging (Barbeque) dihidangkan dalam kondisi tidak siap saji atau tidak siap santap. Yaitu masih mentah, baru setengah matang dibumbui dan belum dimasak. Selama makan Anda lah yang harus memasak sendiri dan membakar dan membolak-balik daging di tungku yang disajikan di meja Anda. Karena itu di setiap meja akan disajikan tungku pemanas untuk memanaskan makanan yang disajikan di meja Anda.

4. Gaji suami masuk rekening istri
Ini juga fakta yang unik. Semua gaji para pegawai di Korea, baik yang swasta dan pegawai negeri ditransfer ke rekening istrinya. Ini tentu tak lazim seperti di negara kita dan umumnya pegawai yang gajinya ditranfer ke rekening pegawainya.
Untuk kebijakan ini saya sedikit lupa kemarin apa yang menjadi alasannya. Mungkin juga salah satunya untuk menghindari perselingkuhan atau perceraian.

5. Perselingkuhan dan nomor telepon seluler diawasi ketat oleh negara. 
Membaca sub judulnya sepertinya ini bentuk sebuah pengekangan kebebasan warga negara. Betul? Tapi tunggu dan simak dulu sisi baiknya. Di Korea validitas data pengguna nomor seluler benar-benar diverifikasi datanya oleh negara sehingga tidak bisa semua orang membuat data-data palsu untuk menggunakan ponsel buat menipu atau menyebar spam lewat ponsel. Sehingga jika tetap nekat pasti akan ketahuan. Dan nomor simcard ponsel tidak dijual secara bebas dan terpisah dengan handsetnya.
Dan ketentuan ketat di atas juga berlaku buat warga asing atau turis yang lagi melancong kenegaranya. Itulah makanya kemarin opsi Tips Komunikasi Saat Roaming Internasional yang ketiga, yaitu mengganti simcard dengan nomor lokal tidak bisa saya lakukan selama di Korea sehingga tagihan saya membengkak lumayan tinggi. Baca artikel “Telkomsel Terlalu Berlebihan Memperlakukan dan Mencurigai Pelanggan Kartu Halo.”
Sisi positif yang lain, angka perselingkuhan di Korea sangat rendah. Bagaimana tidak, lalu-lintas data penggunaan seluler setiap warga negara dilog (rekam) oleh negara. Jika kedapatan suami selingkuh maka seorang istri bisa melapor ke Polisi dan minta dibukakan log percakapan dan SMS telepon seluler suaminya. Selanjutnya, jika sang suami terbukti selingkuh ini bisa sebagai alat bukti yang memberatkan.
Hal yang paling ditakutkan pria Korea adalah saat bercerai, kalau suami yang salah maka semua harta yang menjadi milik bersama (gono-gini) semuanya akan jadi milik pihak istri dan anak-anaknya, bagi yang sudah punya anak. Dan suami tidak akan mendapatkan bagian sepeser pun.


Akibat Menjadi TKI Ilegal

Kebanyakan para TKI yang ingin ke luar negri berkeinginan untuk menafkai keluarga dan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di rumah

Kemnaker mengimbau masyarakat yang berminat untuk menjadi TKI di luar negeri untuk mengikuti jalur yang sesuai prosedur yang telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. Menjadi TKI di luar negeri secara non prosedural akan sangat beresiko bagi setiap individu yang melakoninya. Bahkan, ketika ada masalah yang mendera TKI non prosedural, hal tersebut hanya akan semakin memberatkannya karena negara tidak bisa terlibat langsung dalam penanganannya.

Salah satu hal yang selama ini menjadi alasan masyarakat untuk menjadi TKI non prosedural adalah persoalan prosedur yang dinilai memberatkan. Padahal, prosedur-prosedur yang ditentukan oleh pemerintah bertujuan untuk memastikan kondisi dan kemampuan calon TKI layak dan mampu untuk diberangkatkan. Hal ini jelas ditujukan untuk kemanan TKI yang bersangkutan. Modus kemudahan-kemudahan yang (biasanya) ditawarkan oleh calo TKI pada akhirnya akan menambah kerugian bagi TKI. Karena mereka akan meminta potongan-potongan upah yang tidak rasional, sebagai imbalan dari jasa penempatan yang telah mereka lakukan.

Selain imbauan kepada masyarakat yang ingin menjadi TKI di luar negeri tersebut, Kemnaker juga mengimbau perusahaan Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) untuk tidak memberikan bujukan pada masyarakat demi keuntungan semata. Salah satu hal yang harus dipertimbangkan PPTKIS adalah kompetensi CTKI. Sebelum mereka ditempatkan, mereka harus benar-benar sudah mengikuti sejumlah pelatihan yang disesuaikan dengan standar pelatihan yang ada.

Sebagai contoh, CTKI yang akan bekerja di Taiwan harus mengikuti pelatihan 600 jam pelajaran atau 63 hari. CTKI yang akan bekerja di Hong Kong harus mengikuti pelatihan selama 400 jam pelajaran atau 42 hari, CTKI yang akan bekerja di Malaysia harus mendapatkan pelatihan minimal 200 jam pelajaran atau 21 hari dan sebagainya.

Hal yang perlu diperhatikan oleh PPTKIS selaku pemegang hak jasa penempatan TKI di luar negeri adalah, bekerja merupakan hak setiap orang. Sehingga TKI bukanlah obyek penempatan. Mereka harus benar-benar memahami apa yang akan mereka kerjakan di negara penempatan.

Kesesuaian dengan bakat dan kebiasan. Kesiapan secara kesehatan dan psikologis, hingga persyaratan dokumen untuk memberikan kepastian legalitas dan paying hukum bagi para TKI. Bekerja merupakan hak dan pilihan setiap individu, dan TKI bukan obyek, atau komoditas. PPTKIS hanya memfasilitasi verifikasi dokumen, dan pemberangkatan ke negara penempatan.