photo POSTER_zps39c54e57.jpg

ujian skill

siswa Lpk Nahami latihan ujian skill

LPK NAHAMI

siswa fishing 2019

Annyeong haseyo

annyeong haseyo

Sertifikat EPS

pengambilan sertifikat eps topik di semarang

Biaya ke Korea program G To G

Kisaran BIAYA ke KOREA program G TO G melalui www.bnp2tki.go.id
 Biaya yang harus dibayarkan saat preliminary training:
1. Biaya akomodasi Rp 1.175.000
2. Biaya Apply visa Rp 840.000 ( terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2015 )
3. DP Tiket pesawat Rp 3.100.000 { menabung biaya sebesar Deposit Tiket (Rp.100.000,-) atas nama CTKI Korea bersangkutan di Bank Pemerintah }
4. Asuransi Rp 760.000
==============================
TOTAL : Rp 5.875.000
¤ Biaya yang harus dibayarkan saat mau Terbang :
1. Akomodasi Rp 200.000
2. Uang saku 300 ribu Won / sekitar Rp 3.900.000 jika Kurs 1 Won = Rp 13
( Uang SAKU ini untuk keperluan ANDA SENDIRI Di KOREA Nanti sebelum menerima GAJI bulan pertama )
3. Pelunasan tiket sekitar Rp 3.600.000 { tergantung nilai Dolar }
(sudah termasuk air tax, jaket, snack, dinner box)
====================================
TOTAL: Rp 7.700.000
{ βiaya diatas "BELUM" termasuk biaya PSIKOTES, KURSUS BAHASA, UJIAN, PASSPORT, MCU, pengurusan SKCK & DATA yg diperlukan lainnya serta transportasi ANDA }
Sekiranya biayanya LEBIH dari kisaran diatas, apalagi LEBIHNYA sampai PULUHAN JUTA,, WASPADALAH,,!!! PENIPUAN,,,!!!!
Semoga Bermanfaat,,,,

Rambu Lalu Lintas

 Gambar Rambu-rambu Lalu Lintas

Rambu lalu lintas adalah salah satu alat perlengkapan jalan dalam bentuk tertentu yang memuat lambang, huruf, angka, kalimat dan/atau perpaduan di antaranya, yang digunakan untuk memberikan peringatan, larangan, perintah dan petunjuk bagi pemakai jalan.

Dalam materi soal ujian bahasa Korea EPS-TOPIK pun terdapat materi tentang pengetahuan rambu-rambu lalu lintas, tanda peringatan, larangan dan tanda informasi.

Berikut adalah beberapa tanda rambu-rambu lalu lintas yang terdapat dalam materi tes EPS TOPIK yang diambil dari modul First Revised edition of EPS-TOPIK.

교통표지 (Rambu Lalu Lintas)


똑바로 가십시오.
lurus terus
    왼쪽으로 가십시오. (좌회전을 하십시오.)
belok kiri
    오른쪽으로 가십시오. (우회전을 하십시오.)
belok kanan
    천천히 가십시오.
pelan-pelan
    정지하십시오. (멈추십시오)
stop/berhenti
    똑바로 갈 수 없습니다.
tidak bisa lurus terus (dilarang lurus terus)
    왼쪽으로 갈 수 없습니다.
tidak bisa belok kiri (dilarang belok kiri)
    오른쪽으로 갈 수 없습니다.
tidak bisa belok kanan (dilarang belok kanan)
    이곳에 차를 세울 수 없습니다.
di tempat ini tidak bisa parkir kendaraan (dilarang parkir)
    길을 건널 수 있는 횡단보도입니다.
tempat penyeberangan jalan (zebra cross)
    길을 건너면 안 됩니다.
tidak boleh menyeberang (dilarang menyeberang)
    이 길은 자전거만 다닐 수 있는 길입니다.
jalan ini hanya untuk sepeda yang bisa lewat (jalan khusus sepeda)
    자전거가 다닐 수 없는 길입니다.
jalan yang tidak bisa dilewati sepeda (sepeda tidak boleh lewat)
    길이 미끄러우니까 조심하십시오.
berhati-hatilah karena jalan licin
    길이 좁아지니까 조심하십시오.
hati-hati karena jalan menyempit
    이곳은 사람이 걸어 다닐 수 없는 곳입니다.
tempat ini tidak diperbolehkan orang lewat
    이곳은 짐을 실은 화물 자동차가 다닐 수 없는 길입니다.
jalan ini tidak boleh dilewati kendaraan pengangkut barang
    손수레나 경운기가 다닐 수 없는 길입니다.
jalan yang tidak boleh dilewati oleh gerobak atau jenis traktor
    앞차와 50미터의 간격을 두십시오.
jaga jarak 50 meter dengan mobil depan
    좌회전이나 우회전이 모두 가능한 길
jalan bisa untuk belok kanan atau belok kiri
    주차를 하면 안 됩니다.
tidak diperbolehkan parkir mobil
    50미터 앞에서 좌회전을 할 수 없습니다.
50 meter di depan tidak boleh belok kiri
    보행자전용
khusus pejalan kaki
    보행금지
dilarang menyeberang
    횡단 보도
tempat penyeberangan (zebra cross)

Arti EPS dan tugas EPS Center

EPS merupakan singkatan dari Employment Permit System

 yang artinya Sistem Perizinan Ketenagakerjaan.

Sistem ini merupakan program dari pemerintah Korea Selatan yang dijalankan oleh HRD Korea di bawah naungan Kementrian Ketenagakerjaan Korea Selatan.

EPS diterapkan untuk proses penempatan tenaga kerja asing ke Korea Selatan dari berbagai negara yang memiliki kerjasama dengan pemerintah Korea Selatan, salah satunya adalah Indonesia.

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia telah menyetujui MOU (Nota kesepahaman) dengan Kementrian Ketenagakerjaan Korea Selatan tentang pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI),
sedangkan secara teknis pelaksanaannya dijalankan oleh HRD Korea dan BNP2TKI.​

Tugas EPS Center antara lain sebagai berikut.

a. Pertama, sebagai perwakilan HRD Korea dalam berkoordinasi dengan BNP2TKI.

b. Kedua, memonitor jalannya proses penempatan TKI ke Korea, EPS Center tidak terjun langsung dalam proses penempatan karena sudah menjadi tugas BNP2TKI.

c.  Ketiga, pelaksana ujian EPS-TOPIK CBT yang dilaksanakan empat kali dalam setahun.

d.  Keempat, membantu HRD Korea pusat dalam persiapan dan pelaksanaan ujian EPS-TOPIK PBT.

e. Memberikan layanan dalam membantu pengajuan asuransi TKI saat di Korea yang belum diklaim.

f.  Memberikan layanan informasi dan konsultasi seputar program penempatan TKI ke Korea.

g. Membantu Eks-TKI untuk bekerja di perusahaan Korea di Indonesia

h. Memberikan layanan bagi WN Korea di Indonesia

i. Pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan penempatan TKI ke Korea maupun pemberdayaan Eks-TKI Korea.

Kosakata Frekuensi Bahasa Korea

Kosakata frekuensi sering ditemui pada kalimat-kalimat soal. Terutama pada soal tes EPS Topik sesi membaca. Tentunya ini sangat penting untuk dikuasai peserta tes EPS Topik. Karena agar peserta bisa memahami sepenuhnya soal, maka sangat disarankan untuk memperbanyak hapalan kosakata. Semakin banyak kosakata yang dikuasai, maka akan semakin besar peluang lulus tes EPS Topik.

Kunci utama lulus tes EPS Topik adalah ditentukan dengan banyaknya jumlah kosakata yang dikusai. Walaupun sebenarnya bukan hanya faktor hapal kosakata saja. Namun tetap, hapal banyak kosakata merupakan pondasi utamanya. Hapal kosakata akan mampu memaknai soal tes EPS Topik. Setidaknya akan memiliki gambaran akan maksud dari soal yang dibacanya. Ini akan memudahkan dalam menentukan jawaban yang tepat.

Berikut Kosakata Frekuensi Bahasa Korea

Kosakata frekuensi yang saya bagikan ini adalah format gambar atau format .jpg. Maksudnya agar Anda dapat dengan mudah dalam menghapalnya tanpa harus melakukan ketik ulang. Anda cukup klik kanan pada gambar lalu pilih simpan. Dengan begitu, gambar kosakata frekuensi akan tersimpan otomatis di komputer atau laptop. Selanjutnya, gambar tersebut bisa Anda cetak untuk menghapalnya.




Kosakata frekuensi jika semuanya dibahas, mungkin akan lebih banyak daripada kosakata seperti gambar di bawah. Namun kosakata frekuensi ini yang paling banyak atau yang lebih sering ditemukan dalam soal-soal tes EPS Topik.

Etika Dalam Bekerja Korea Selatan Yang Harus Dipahami


intinya etika saat bekerja itu disemua perusahaan pasti sama, baik perusahaan dalam negeri maupun perusahaan luar negeri. Perusahaan-perusahaan pasti akan memberlakukan ketentuan bagi karyawannya jangan sampai terlambat masuk perusahaan dan lain sebagainya. Namun untuk karyawan atau TKI yang sedang bekerja di perusahaan atau pabrik Korea, ada bedanya. Bedanya terletak pada tata cara pengucapan serta ekspresi salam terhadap teman, atasan, atau bawahan saat bertemu di lingkungan perusahaan.

Ketika sedang bekerja di pabrik Korea Selatan, mengucapkan salam saat bertemu teman, atasan, dan bawahan adalah harus dilakukan. Kemudian ekspresi tubuh ketika mengucapkan salam itu harus sambil membungkuk. Aturannya adalah sebagai berikut :

1.Membungkuk 15º – Kegiatan membungkuk ini dinamakan membungkuk ringan. Kegiatan membungkuk ringan dilakukan ketika kita berada di kamar kecil atau lorong perumahan atau apartemen demi mengakui keberadaan mereka. Kemudian saat memasuki perusahaan juga, kita boleh melakukan kegiatan membungkuk ringan ini. Melakukan salam ekspresi membungkuk ringan ini dilakukan setelah mengucapkan “Annyeong Haseyo”.

2. Membungkuk 30º – Kegiatan membungkuk ini dinamakan membungkuk normal. Kegiatan membungkuk normal ini biasa dilakukan orang Korea ketika menyambut dan meninggalkan pelanggan mereka. Kita dalam perusahaan atau pabrik disarankan melakukan membungkuk normal ini ketika kita bertemu dengan atasan atau karyawan senior.

3. Membungkuk 45º – Ini adalah ekspresi salam sambil membungkuk terakhir, dinamakan membungkuk sopan. Biasanya orang Korea melakukan kegiatan membungkuk sopan ini ketika berterima kasih atau ketika meminta ma’af. Ekspresi membungkuk ini adalah ekspresi yang paling sopan. Hal ini harus kita lakukan juga ketika sedang beraktifitas di perusahaan.
Kebiasaan dalam mengucapkan salam diikuti dengan membungkukkan badan sebaiknya kita lakukan dengan sopan dan ramah. Kita jangan menunggu orang lain untuk mengucapkan salam, ucapkan salam lebih dulu oleh kita.  Ketika bertemu dengan orang lain, jangan hanya membungkukkan badan saja. Tapi sebaiknya sapalah mereka dengan muka ramah. Namun jika Anda berada dalam situasi yang tidak memungkinkan, contohnya Anda sedang bekerja maka cukup memberi anggukan kepala saja.

Selain kebiasaan kegiatan membungkukkan badan, di Korea juga ada kegiatan menjabat tangan. Namun dalam kegiatan menjabat tangan ini ada syarat-syarat atau etika tertentunya. Berikut etika ketika kita ingin berjabat tangan dengan orang Korea supaya dikatakan sopan :

a. Dalam berjabat tangan di Korea yang harus mengulurkan tangan terlebih dahulu adalah senior;
b. Kemudian jika Anda menemukan senior ada yang mau berjabat tangan dengan Anda, maka Anda harus berekspresi dengan rasa hormat sambil membungkukkan badan sedikit;
c. Tidak sopan jika meletakkan tangan kiri Anda di atas tangan orang lain. Namun hal ini hanya berlaku bagi bawahan terhadap atasan saja. Artinya senior boleh melakukan hal tersebut untuk menunjukkan kasih sayang terhadap Anda.

Mungkin hanya itu saja beberapa etika dalam bekerja Korea Selatan yang berbeda dengan etika-etika kita. Untuk etika saat bekerja lainnya saya rasa masih ada persamaan dengan etika yang ada di negara Indonesia, diantaranya :

1. Harus datang ke tempat kerja 10 menit lebih awal untuk memberi waktu cukup persiapan;
2. Hindari melakukan panggilan telepon pribadi atau melakukan panggilan telepon terkait dengan bisnis pribadi selama jam kerja;
3. Bekerjasamalah dengan baik dan jangan melimpahkan pekerjaan Anda kepada orang lain;
4. Aturlah atau rapikan lingkungan sekitar Anda sebelum meninggalkan tempat kerja;
5. Selalu mengedepankan kegiatan bekerja keras dan rajin dalam bekerja;
6. Selalu tampil ramah dan rendah hati;
7. Bersikap jujur dan tulus;
8. Bangunlah jiwa profesionalisme dan jiwa melayani;
9. Cintailah pekerjaan dan milikilah semangat untuk terus belajar.